Featured

Kamis, 22 Maret 2012

Perintah Dasar Linux untuk Pengelola Server

Perintah
Artikel ini akan memberikan pengenalan terhadap beberapa perintah dasar yang dapat anda manfaatkan untuk mengelola server linux anda melalui Shell.

Untuk semua perintah linux,  kita dapat menekan tombol <tab> sebanyak dua kali untuk melihat kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya apabila ingin mengetahui command apa saja yang dimulai dengan huruf awal co, maka cukup ketikkan c lalu tekan <tab> dua kali, maka command-command dengan huruf awal co akan muncul.
# co <tab> 2x
col            colrm          comm           compgen        complete       consoletype
colcrt         column         command        compile_et     consolehelper  continue

Help

Masing-masing perintah biasanya memiliki parameter yang dapat kita gunakan, hal ini dapat kita ketahui dengan mudah dengan mengetikkan tambahan (spasi) –help di perintah yang ingin kita pelajari lebih lanjut.
# ps --help
********* simple selection *********  ********* selection by list *********
-A all processes                      -C by command name
-N negate selection                   -G by real group ID (supports names)
-a all w/ tty except session leaders  -U by real user ID (supports names)
...
dan seterusnya

Pipe(|)

Pipe (|) dapat digunakan untuk mengkombinasikan dua atau lebih perintah demi mencapai output yang kita inginkan, perintah yang berbeda tersebut cukup dipisahkan dengan symbol “|”.
Contohnya apabila kita ingin memecah output yang kita dapat dari perintah listing (ls) yang lebih dari satu halaman, kita dapat menggunakan perintah more, hal ini akan menghentikan tampilan perhalaman. Atau kita ingin melakukan filter output dari ps, misalnya hanya ingin menampilkan baris yang memiliki kata nginx, dapat dilakukan dengan menggunakan grep;
# ps aux | grep nginx
root     10148  0.0  0.3  42948  1012 ?        Ss   21:42   0:00 nginx: master process /usr/local/sbin/nginx
nobody   10149  0.0  0.8  43848  2316 ?        S    21:42   0:00 nginx: worker process
nobody   10150  0.0  0.8  43716  2196 ?        S    21:42   0:00 nginx: worker process
nobody   10151  0.0  0.9  43956  2424 ?        S    21:42   0:00 nginx: worker process
nobody   10152  0.0  0.5  43324  1444 ?        S    21:42   0:00 nginx: worker process
nobody   10153  0.0  0.8  44120  2308 ?        S    21:42   0:00 nginx: worker process
root     11328  0.0  0.2   5996   540 pts/0    R+   22:41   0:00 grep nginx

df

Digunakan untuk melihat informasi filesystem pada setiap partisi. Namun yang biasa digunakan adalah df -h karena tampilannya mudah dimengerti oleh kita, beberapa parameter lain dapat dimanfaatkan untuk merubah preferensi yang anda inginkan.
# df -h
Filesystem            Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda1              40G   17G   21G  46% /
varrun                 512M   84K  512M   1% /var/run
varlock                512M     0  512M   0% /var/lock
udev                   512M   16K  512M   1% /dev
devshm               512M     0  512M   0% /dev/shm
none                   512M     0  512M   0% /dev/shm

ps

ps adalah perintah yang digunakan jika kita perlu mengecek proses yang berjalan pada server. Contoh perintah ps dasar adalah ps -aux, karena semua proses yang berjalan akan tampil.  Bila kita hanya ingin melihat suatu proses (misalnya apache), maka gunakan perintah ps -aux | grep apache.

top

Menampilkan statistik sistem dan detil terhadap proses di server yang aktif.

w

Untuk melihat siapa saja yang sedang login pada server

netstat

Menampilkan ringkasan koneksi network dan status socket yang sedang berjalan di server. Kita dapat mengkhususkan ke port tertentu (misalnya port 80), maka perintah yang dapat digunakan adalah netstat | grep :80

yum / apt-get

yum merupakan perintah manipulasi paket yang biasanya digunakan oleh distribusi linux berbasis rpm seperti Redhat, CentOS dan Fedora, sementara apt-get digunakan oleh distribusi linux berbasis debian seperti Debian dan Ubuntu. Manipulasi file dengan package management akan sangat tergantung kepada distribusi linux yang digunakan.
Untuk menginstall atau update paket, dapat menggunakan perintah:
yum install <nama paket>
apt-get install <nama paket>
Atau kalau kita perlu mengupdate packet, dapat gunakan perintah:
yum update <nama paket>
Atau untuk mencari paket yang tersedia sesuai dengan keyword yang kita masukkan dapat dilakukan dengan cara;
yum search keyword

free

Digunakan untuk melihat sisa memory dan swap yang terpakai, umumnya digunakan free -m yaitu mengecek memory dengan satuan MB. Contoh penggunaan:
# free -m
total       used       free     shared    buffers     cached
Mem:          1024        387        636          0        154         98
-/+ buffers/cache:        135        888
Swap:         2047          0       2047

wget

Dapat digunakan untuk mendownload file, grab website, mirroring,dll. Berikut contoh-contoh penggunaannya
Mendownload file dari server:
wget http://www.goldendrake.web.id/contoh.txt
Mendownload dengan sistem meresume file:
wget -c http://www.goldendrake.web.id/contoh.txt
Mendownload dan dijadikan background, sehingga kita bisa mengerjakan yang lain sementara file didownload:
wget -b http://www.goldendrake.web.id/contoh.txt

kill

Seperti namanya, command ini digunakan untuk membunuh atau menghentikan sebuah proses. Biasanya sebelum menggunakan kill, maka terlebih dahulu kita menjalankan perintah ps untuk melihat ID proses yang ingin dikill.
$ ps aux | grep apache2
www-data  9576  0.0  0.2  11272  2156 ?        S    Sep06   0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
www-data  9577  0.0  0.1  11456  2020 ?        S    Sep06   0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
www-data  9578  0.0  0.3 185916  3588 ?        Sl   Sep06   0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
www-data 10523  0.0  0.3 185912  3596 ?        Sl   Sep06   0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
Lalu untuk menghentikan prosesnya, kita mengetikkan command kill disertai -9 [yang berarti eksekusi] dan PID IDnya:
kill -9 1537

ifconfig

Perintah ini digunakan untuk melihat konfigurasi IP yang sudah ada pada network interface yang ada dalam server kita. Perintah ifconfig juga dapat dipakai untuk menentukan alamat IP dan netmask pada suatu interface. Contoh penggunaan ifconfig untuk melihat konfigurasi ethernet tertentu;
# ifconfig -eth0
eth0    Link encap:Ethernet  HWaddr aa:00:21:fa:62:01
inet addr:117.103.xx.xxx  Bcast:117.103.xx.255  Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::a800:21ff:fefa:6201/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:3052329 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:123389 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:895150664 (853.6 MB)  TX bytes:20386246 (19.4 MB)

last

Perintah ini digunakan untuk melihat orang yang login terakhir.
# last
test   pts/0        117.103.52.34    Mon Sep  7 15:37   still logged in

locate

Digunakan untuk mencari file berdasarkan nama file atau berdasarkan keyword.
locate <nama file>

tail

Digunakan untuk menampilkan potongan akhir file.
tail /var/log/messages #melihat 10 baris terakhir dari /var/log/messages
tail -f /var/log/messages # melihat line dari /var/log/messages secara terus menerus

ping

Sama seperti windows, linux juga dapat mengecek komunikasi antar komputer dalam sebuah jaringan melalui protokol TCP/IP.
ping ip.address.atau.hostname

traceroute

Traceroute biasa digunakan untuk mengetest koneksi link terhadap suatu server. Perintah ini akan menampilkan routing paket TCP/IP dari host kita ke host yang dituju.
traceroute ip.address.atau.hostname

shutdown

Perintah ini digunakan untuk mematikan atau mereboot sistem.
shutdown -r now # akan melakukan restart
Bila kita ingin mematikan server, maka commandnya adalah:
shutdown -h now

pwd

Digunakan untuk melihat kita berada di direktori mana.
#pwd
/home/test
Berarti kita berada di folder /home/test

Referensi

Sabtu, 25 Februari 2012

Cara Manual Mengetahui Jenis Motherboard


Ketika kita membeli komputer second ataupun baru tapi kehilangan CD driver, tentu kita akan kesulitan mencari driver untuk motherboard kita. Beberapa motherboard memang memiliki device driver yang “plug n play“, artinya ketika selesai di instal, semua driver langsung berfungsi dengan baik. Tapi kalau tidak? Tentu kita akan kebingungan mencari driver motherboard kita bila jenis motherboard nya pun kita tidak tahu.
Berikut, beberapa tips untuk menentukan jenis motherboard ataupun menentukan jenis device driver kita:
1. Hidupkan komputer kita, begitu komputer berbunyi “bep” cepat tekan Tombol Pause – Break yang ada di keyboard. Tampilan monitor akan seperti dibawah ini.
gambar milik http://syafran.files.wordpress.com/2009/01/booting-cd-rom-3.jpg
Lihat di pojok kiri bawah, dibawah tulisan “Press DEL to run Setup”. Yup! itu adalah jenis motherboard kita. Kita menemukan jenis motherboard kita adalah P2B dengan menggunakan chipset  i440BX. Tulis di kertas, atau hapalkan. Searching di Google untuk menemukan drivernya.
Contoh lain:
gambar milik http://i30.tinypic.com/1z4g8xg.jpg
Anda menemukan apa jenis motherboard anda? Ya, MCP68. Itu jenis motherboard anda. Sekarang anda bisa cari driver anda di mr.Google.
2. Pada beberapa jenis motherboard, Windows dapat mendeteksi jenis motherboard anda. Ayo kita coba, apakah jenis motherboar anda terbaca di Windows. Lari ke start menu – run. Ketikan dxdiag pada run menu. Maka akan keluar tampilan sebagai berikut.
gambar milik http://www.petri.co.il/images/dxdiag.gif
Anda bisa baca disana:
- System Manufacturer : VIA Technologies, Inc.
- System Model : KT600
Anda bisa mencari di Google dengan keyword VIA KT600, atau KT600 saja.
3. Bila di kedua cara diatas anda tidak menemukan, yang selanjutnya harus anda lakukan adalah membongkar Casing anda untuk melihat jenis motherboard. Beberapa Motherboard menuliskan jenis Motherboardnya di board-nya. Contohnya di bawah ini:
gambar milik http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/06/sample-motherboard-03.jpg
Terlihat jelas tipe motherboard anda ASUS P5W64 WS PRO. Lagi, cari di Google, ataupun situs driver langganan anda.
4. Ini alternatif terakhir. Bila dengan ketiga cara diatas anda tidak menemukan jenis driver anda, berarti anda harus mencari driver masing-masing dengan melihat chipset nya. Untuk menentukan driver VGA, anda melihat chipset VGA, dan untuk menentukan driver Sound, anda melihat chipset Soundnya.
gambar diambil dari http://emnufus.blogspot.com/2009/06/chipset.html
Gambar di atas adalah Chipset Sound, jenis sound anda adalah ES6698FD.
Demikian tips dari saya untuk mengetahui jenis motherboard dan menemukan driver motherboard anda. Semoga membantu.


situs : http://davidusman.wordpress.com/komputer-hardware/cara-manual-mengetahui-jenis-motherboard/