Featured

Sabtu, 25 Februari 2012

Cara Manual Mengetahui Jenis Motherboard


Ketika kita membeli komputer second ataupun baru tapi kehilangan CD driver, tentu kita akan kesulitan mencari driver untuk motherboard kita. Beberapa motherboard memang memiliki device driver yang “plug n play“, artinya ketika selesai di instal, semua driver langsung berfungsi dengan baik. Tapi kalau tidak? Tentu kita akan kebingungan mencari driver motherboard kita bila jenis motherboard nya pun kita tidak tahu.
Berikut, beberapa tips untuk menentukan jenis motherboard ataupun menentukan jenis device driver kita:
1. Hidupkan komputer kita, begitu komputer berbunyi “bep” cepat tekan Tombol Pause – Break yang ada di keyboard. Tampilan monitor akan seperti dibawah ini.
gambar milik http://syafran.files.wordpress.com/2009/01/booting-cd-rom-3.jpg
Lihat di pojok kiri bawah, dibawah tulisan “Press DEL to run Setup”. Yup! itu adalah jenis motherboard kita. Kita menemukan jenis motherboard kita adalah P2B dengan menggunakan chipset  i440BX. Tulis di kertas, atau hapalkan. Searching di Google untuk menemukan drivernya.
Contoh lain:
gambar milik http://i30.tinypic.com/1z4g8xg.jpg
Anda menemukan apa jenis motherboard anda? Ya, MCP68. Itu jenis motherboard anda. Sekarang anda bisa cari driver anda di mr.Google.
2. Pada beberapa jenis motherboard, Windows dapat mendeteksi jenis motherboard anda. Ayo kita coba, apakah jenis motherboar anda terbaca di Windows. Lari ke start menu – run. Ketikan dxdiag pada run menu. Maka akan keluar tampilan sebagai berikut.
gambar milik http://www.petri.co.il/images/dxdiag.gif
Anda bisa baca disana:
- System Manufacturer : VIA Technologies, Inc.
- System Model : KT600
Anda bisa mencari di Google dengan keyword VIA KT600, atau KT600 saja.
3. Bila di kedua cara diatas anda tidak menemukan, yang selanjutnya harus anda lakukan adalah membongkar Casing anda untuk melihat jenis motherboard. Beberapa Motherboard menuliskan jenis Motherboardnya di board-nya. Contohnya di bawah ini:
gambar milik http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/06/sample-motherboard-03.jpg
Terlihat jelas tipe motherboard anda ASUS P5W64 WS PRO. Lagi, cari di Google, ataupun situs driver langganan anda.
4. Ini alternatif terakhir. Bila dengan ketiga cara diatas anda tidak menemukan jenis driver anda, berarti anda harus mencari driver masing-masing dengan melihat chipset nya. Untuk menentukan driver VGA, anda melihat chipset VGA, dan untuk menentukan driver Sound, anda melihat chipset Soundnya.
gambar diambil dari http://emnufus.blogspot.com/2009/06/chipset.html
Gambar di atas adalah Chipset Sound, jenis sound anda adalah ES6698FD.
Demikian tips dari saya untuk mengetahui jenis motherboard dan menemukan driver motherboard anda. Semoga membantu.


situs : http://davidusman.wordpress.com/komputer-hardware/cara-manual-mengetahui-jenis-motherboard/

Minggu, 25 September 2011

LANGKAH KONFIGURASI D-LINK (ACCESS POINT)

Tahap I : Konfigurasi LAN

1. Pasangkan Antena, Kabel Power adaptor dan kabel LAN ke port RJ-45 pada AP.
2. Pilih mode penggunaan sebagai AP (Access Point)
3. Pasangkan Kabel LAN ke komputer ataupun ke Laptop. Tunggulah beberapa saat.
4. Aturlah IP pada NIC di komputer anda menjadi network 192.168.0.0, sebagai contoh saya menggunakan IP 192.168.0.100.
dlink-install-01
5. Bukalah web browser anda, lalu ketikkan http://dlinkap, atau dapat juga mengetikkan IP defaultnya http://192.168.0.50.
dlink-install-02
6. Jika berhasil, akan muncul halaman login. Ketikkan pada User Name : admin, Password dikosongkan saja, lalu tekan tombol Log In atau tekan enter.
dlink-install-03
7. Layar setup wizard ditampilkan.
dlink-install-05
Untuk memudahkan pengaturan AP ini, telah disediakan menu Launch Wireless Setup Wizard.
dlink-install-04
Namun menu ini sering terjadi error ketika melakukan konfigurasi. Saya lebih suka memilih konfigurasi secara manual.
8. Jika memilih konfigurasi secara manual, silahkan klik menu LAN Setup pada menu sebelah kiri. LAN Setting ini digunakan untuk menghubungkan AP dengan jaringan private kita atau nantinya digunakan untuk melakukan konfigurasi AP ini. Ada 2 (dua) pilihan, yaitu Static IP dan Dynamic IP (DHCP). Jika memilih Static IP, berarti kita harus mengatur sendiri IP Address, Subnet Mask dan Gateway Address dari AP. Sedangkan jika memilih Dynamic IP, kita memberikan otoritas kepada AP untuk mengatur konfigurasi IPnya, secara default akan diatur kepada IP 192.168.0.50.
9. Berikutnya, ubahlah isian pada DEVICE NAME (NETBIOS NAME) sesuai dengan keinginan. Defaultnya berisi dlinkap, sebagai contoh saya merubahnya menjadi belajarpc. Device Name (Nama NetBIOS) memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi perangkat ini lebih mudah. Karena kita dapat memasukkan nama perangkat dari AP ke web browser untuk mengakses, bukan menggunakan alamat IP. Merubah nama ini direkomendasikan jika kita memiliki lebih dari satu perangkat D-Link dalam subnet.
10. Jika sudah diubah, klik tombol Apply Settings.
dlink-install-07

Tahap II : Konfigurasi WIFI

Langkah berikutnya adalah melakukan konfigurasi terhadap akses wifi. Pilih menu Wireless Setup pada menu sebelah kiri.
1. Kemudian ubahlah nama dlink pada bagian Wireless Network Name menjadi nama yang diinginkan, sebagai contoh saya merubahnya menjadi lab@belajarpc. Nama ini selanjutnya akan menjadi nama SSID pada AP.
2. Beralih ke bagian Wireless Security Mode. Ada terdapat 4 mode sekuriti yang bisa diterapkan pada AP D-Link DAP-1150 ini, yaitu WEP, WPA, WPA2 dan WPA2-Auto. Silahkan dipilih salah satu mode. Mode mana yang lebih baik, rekan-rekan dapat mencari referensinya di internet. :)
dlink-install-08
3. Klik Apply Settings untuk melakukan penyimpanan konfigurasi.

Tahap III : Pengamanan Perangkat Access Point

Agar orang lain tidak dapat merubah konfigurasi pada access point kita, sebaiknya AP diberikan password. Untuk melakukannya, klik menu tab Maintenance pada bagian atas. Lalu pilih Device Administration. Ketikkan password yang diinginkan, lalu confirm password. Klik tombol Apply Settings untuk menyimpan konfigurasi.
dlink-install-06
Access Point sudah siap untuk digunakan. Untuk pengaturan lebih lanjutnya, akan ditulis pada kesempatan lain. Semoga Bermanfaat.